BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. Latar
belakang masalah
Pendididkan adalah modal utama yang harus dimiliki
oleh setiap manusia. Dengan pendidikan akan meninggikan manusia dan merendahkan
manusia yang lain, manusia akan dianggap berharga bila memiliki pendidikan yang
berguna bagi sesamanya.
Masa dari pendidikan sangatlah panjang, banyak orang
yang beranggapan bahwa pendidikan itu berlangsung hanya disekolah saja, tetapi
dalam kenyataanya pendidikan berlangsung seumur hidup melalui
pengalaman-pengalaman yang dijalani dalam kehidupanya. Islam juga menekankan
pentingnya pendidikan seumur hidup, Nabi pernah bersabda : Tuntutlah
ilmu dari buain sampai meninggal dunia.
Hal ini menunjukan bahwa pendidikan berlangsung tanpa
batas yaitu mulai sejak lahir sampai kita meninggal dunia. Selain itu islam
juga mengajarkan untuk mempelajari tidak hanya ayat qouliyah saja, tetapi
ayat-ayat kauniyah, atau kejadian-kejadian di sekitar kita. Maka jelaslah sudah
bahwa pendidikan seumur hidup itu sangat benar adanya didalam kehidupan kita.
Dalam GBHN dinyatakan bahwa “pendidikan berlangsung
seumur hidup dan dilaksanakan dalam lingkungan rumah tangga, sekolah dan
masyarakat. Karena itu pendidikan ialah tanggung jawab bersama antara keluarga,
masyarakat dan pemerintah.
Hal ini
berarti bahwa setiap manusia indonesia diharapkan supaya selalu berkembang
sepanjang hidup, dan di lain pihak masyarkat dan pemerintah diharapkan agar
dapat menciptakan situasi yang menantang untuk belajar. Prinsip ini berarti,
masa sekolah bukanlah satu-satunya masa bagi setiap orang untuk belajar,
melainkan hanya sebagian dari waktu belajar yang akan berlangsung seumur hidup.
Menurut konsep lifelong education, pendidikan
tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Pendidikan akan selalu berlangsung dalam
totalitas kehidupan, di dalam keluarga, suku bangsa, melalui agama, mesjid,
gereja, sekolah formal, organisasi-organisasi kerja, organisasi pemuda dan
organisasi masyarakat pada umunya, membaca buku, mendengarkan radio, menonton
televisi, dan sebagainya.
Pada abad ke-19, sekolah merupakan suatu lembaga
formalyang diperuntukkan bagi anak-anak yang harus taat kedisiplinan dan
ketentuan-ketentuan yang sangat ketat dan kaku. Sekolah merupakan suatu
keharusan dan dianggap sebgai penyebab utama kemajuan masyarakat dan industri
yang sangat cepat. Sekolah merupakan tempat untuk menempa anak-anak yang
dipersiapkan untuk hidup. Menurut Hummel pada waktu itu kehidupan seseorang
dibagi menjadi tiga periode yang terpisah satu sama lain, yaitu : (1) sekolah
dan belajar, (2) kehidupan yang aktif, dan (3) usia lanjut. Di kertas, keadaan
inilah di beberapa negara di dunia ini, yang merupakan dorongan besar dalam
menuju pembaruan suatu sistem pendidikan. Dan muncullah suatu konsep pendidikan
sepanjang hidup (lifelong education).
B.
Rumusan
Masalah
1. Apakah
pengertian pendidikan seumur hidup ?
2. Apa
pentingnya pendidikan seumur hidup ?
3. Apa
landasan yuridis pendidikan seumur hidup ?
C.
Tujuan
1. Mengetahui
pengertian pendidikan seumur hidup
2. Mengetahui
pentingnya pendidikan seumur hidup
3. Mengetahui
landasan yuridis pendidikan seumur hidup